Saturday, 1 June 2013

DISPLAY PROPERTIES PADA WINDOWS XP



DISPLAY PROPERTIES PADA WINDOWS XP!
A.Jelaskan tentang display properties !

Display Properties adalah salah satu program yang ada pada sistem operasi Microsoft Windows, dimana fungsi daripada menu ini adalah untuk mengatur tampilan layar di monitor PC.

Berikut ini saya akan menjelaskan apa-apa saja yang ada di display properties untuk Windows XP

1.)    Pertama buka display properties dengan meng-klik kanan pada desktop system operasi windows XP





Disini ada berbagai tab yaitu : Themes, Desktop, Screen Saver, Appearance, Settings



1. Themes
Themes atau tema berfungsi untuk mengatur tema apa yang akan anda gunakan untuk tampilan secara keseluruhan pada layar anda.

kita bisa memilih tema untuk desktop yang telah disediakan oleh komputer kita atau kita bisa mencari (browse) tema yang kita punya.

2. Desktop
Tab menu desktop adalah tab menu yang dapat mengatur tampilan awal (desktop) pada layar monitor atau yang sering kita dengar dengan istilah background atau wallpaper (pada handphone).

3. Screen Saver
Pada dasarnya screen saver akan bekerja jika tidak ada respon apapun dari user untuk memasukkan perintah, artinya disaat tidak ada perintah apapun dari user maka screen saver ini akan bekerja.untuk menghemat daya listrik.

4. Appearance
Appearance merupakan tab menu yang lebih mendetail lagi mengenai pengaturan tema pada layar, jika tema hanya mengatur tampilan secara keseluruhan maka appearance merupakan pengaturan rincian pada tema..

5. SETTINGS
Jika tadi tema dan appearance hanya mengatur tampilan layar, maka settinglah yang 
mengatur monitor pada PC anda, realisasinya di setting anda dapat mengatur seperti 
resolusi layar, kemudian kualitas warnapun dapat diatur di setting.

1. Themes


 Pada Theme itu menunjukkan tema apa yg kita gunakan,anda juga bisa memilih tema sesuai keinginan anda. biasanya tema bawaan dari Ms. Windows itu hanya 
terdapat dua tema saja, yakni tema klasik dan tema XP. jika anda ingin tema sesuai keinginan anda pilih MY CURRENT THEME
- PILIH TEMA 
- KLIK APLLY ATAU LANGSUNG OK(tidak masalah)

                 2. Desktop

background atau gambar apa yang anda pilih untuk tampilan di 
desktop, anda tinggal pilih gambar apa yang anda sukai. 
Browse untuk mencari gambar background lain yang ada di komputer anda.
Position untuk pengaturan posisi background
Color
anda dapat memilih warna sesuka anda
Tombol ini hanya akan berfungsi jika anda tidak memilih background apapun (None) 
maka tampilan desktop anda akan sama dengan warna yang anda pilih sendiri.

untuk menampilkan background gambar yang anda suka:

-pilih background
-klik apply atau klik OK.
 
 jika anda meng klik customize desktop
 
Di tab general anda dapat menempatkan ikon apa yang ingin anda tempelkan di desktop anda agar
pekerjaan anda dapat di percepat. 
Contoh anda ingin masuk ke My Computer hanya dengan satu
klik, maka anda tinggal beri tanda saja pada My Computer (dalam frame Desktop Icon) lalu tekan 
tombol Ok. Begitu pun dengan tab Web. 


3.SCREEN SAVER
screen saver 

pilihan untuk screen saver. Anda dapat memilih sendiri screen saver apa yang anda suka dan pada saat kapan screen saver anda mulai aktif.
screen saver berfungsi sebagai penghemat daya listrik pada komputer.
-pilih screen saver 
- klik setting,untuk mengatur screen saver(kecuali screen saver windows Xp dan Blank yang tidak bisa disetting)
-klik preview untuk melihat screen saver yang kita pilih.
-pilih wait durasi yang kamu inginkan(menit)
-klik apply atau OK 

MONITOR POWER 
pengaturan pada power monitor, artinya kapan PC anda akan mati  
jika tidak ada respon dari pengguna, anda tinggal mengatur timingnya saja. 

4.Appearance
Windows and bottom menentukan gaya apa yang anda inginkan untuk tampilan XP anda.
Color scheme menentukan warna daripada tampilan Windows XP anda.
font Size menentukan ukuran huruf.
Effect dan Advanced untuk mengatur efek pada tampilan XP anda,sedangkan advanced

memilki kesamaan dengan windows and bottom, color scheme, font size
hanya saja yang membedakan adalah jika yang ada
itu hanya untuk tampilan XP Modern sedangkan di Advanced itu hanya untuk tampilan XP Classic
dan lagi di Advanced lebih mendetail lagi mengenai pengaturan untuk tampilan.  

-jika telah selesai klik apply klik OK.

5.Settings
screen resolution untuk mengatur resolusi layar.
color quality  untuk mengatur kualitas layar.
Troubleshoot untuk mengadukan kerusakan apa yang terjadi pada monitor anda.
advanced untuk melihat secara lebih spesifik lagi mengenai monitor anda.

~ TERIMA KASH~

Saturday, 25 May 2013

Kebudayaan Sumber Ekonomi Masyarkat

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR

  KEBUDAYAAN  SUMBER EKONOMI MASYARAKAT
Disusun oleh:
Catur Nugroho M.R
NPM   : 18112046
Kelas   : 1KA33
Fakultas Ilmu Komputer Teknologi Informasi

Program Sarjana 
Sistem Informasi 
Universitas Gunadarma
 2013/2014
Mata kuliah : Ilmu Budaya Dasar
Kelas          : 1KA33
Mata Kuliah    :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
 
Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen           : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah/Tulisan

KEBUDAYAAN SUMBER EKONOMI MASYARAKAT

 



Kelas  :  1-KA33

Tanggal Penyerahan Makalah : 24 Mei 2013
Tanggal Upload Makalah           :  25 Mei 2013

  

P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.


KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam tak lupa saya penulis panjatkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat dan para umatnya yang insyaallah setia sampai akhir jaman. Makalah ini disusun untuk melengkapi tugas Ilmu Budaya Dasar. Dalam penyusunan makalah ini, dengan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, saya telah berusaha untuk dapat memberikan serta mencapai hasil yang semaksimal mungkin dan sesuai dengan harapan, walaupun di dalam pembuatannya saya menghadapi berbagai kesulitan karena keterbatasan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki.

Oleh sebab itu pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih khususnya kepada Bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen Ilmu Budaya Dasar. Saya menyadari bahwa dalam penulisan dan pembuatan penulisan ilmiah ini, masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat saya butuhkan untuk dapat menyempurnakannya di masa yang akan datang. Semoga apa yang disajikan dalam makalah ini dapat bermanfaat bagi saya dan teman-teman maupun pihak lain yang berkepentingan.
 
DAFTAR ISI
JUDUL ............................................................................................................................1
PERNYATAAN............................................................................................................... 2
KATA PENGANTAR...................................................................................................... 3
DAFTAR ISI....................................................................................................................4
BAB 1 PENDAHULUAN............................................................................................... 5
1.1 Latar Belakang............................................................................................................5
1.2 Tujuan.........................................................................................................................6
1.3 Sasaran.......................................................................................................................6
BAB 2 PERMASALAHAN.............................................................................................7
2.1 Strength(Kekuatan).....................................................................................................7
2.2 Weakness (Kelemahan)...............................................................................................7
 2.3 Opportunity (Peluang)................................................................................................7
 2.3 Threat (Tantangan).....................................................................................................7
 BAB 3 PENUTUP...........................................................................................................7
3.1 Kesimpulan.................................................................................................................8
3.2 Rekomendasi..............................................................................................................8
3.3 Referensi.....................................................................................................................8

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berbicara tentang perkembangan kebudayaan Indonesia saat ini, seperti yang kita ketahui, perkembangan budaya Indonesia salalu saja pasang surut. Pada awalnya, Indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang kita terdahulu, hal seperti itulah yang seharusnya dibanggakan oleh penduduk Indonesia sendiri sebagai bangsa yang berbudaya. Tetapi dewasa ini, budaya Indonesia agak menurun dari sosialisasi penduduk. Baik dari kalangan tua atau muda telah banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi, rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia dan tanpa adanya filterisasi budaya, masyarakat Indonesia kini telah berkembang menjadi masyarakat modern yang sedikit demi sedikit melupakan dan bahkan tidak bangga dengan budaya asli negaranya sendiri. Hanya ketika ada negara lain yang mengklaim budaya kita yang sudah hampir terlupakan sebagai warisan budaya Indonesia, kita lantas seolah sadar dan semakin gencar membudidayakan budaya Indonesia. Yang memprihatinkan lagi, masyarakat asing malah lebih mengenal dan menghargai budaya Indonesia dibandingkan masyarakat Indonesia sendiri.
Belakangan ini batik sebagai karya budaya Indonesia gencar dipromosikan ke ranah Internasional, alhasil, setelah wayang dan keris, batik menjadi budaya asli Indonesia ke tiga yang ditetapkan UNESCO pada hari jumat tanggal 02 oktober 2009 sebagai warisan budaya indonesia, dan hari itulah ditetapkannya sebagai hari batik nasional. Melihat fakta tentang begitu banyaknya ragam seni budaya di Indonesia, jika dari pemerintah dan semua lapisan masyarakat memahami pentingnya menjaga dan melestarikan ragam seni budaya tersebut, maka akan ada banyak lagi budaya kita yang mendunia. Didalam budaya seni, Indonesia mempunyai kemajuan. khususnya Tarian tradisional: tari Tor Tor, tari Pendet, tari Piring dll, juga potensi dari ragam musik tradisi seperti Gamelan, Angklung, juga dari ragam kuliner khas Indonesia telah mengalami kemajuan yang cukup baik dan telah meranjak ke dunia internasional.
Cara-cara yang ditempuh untuk menginternasionalkan budaya Indonesia ialah mengikutsertakan Indonesia dalam berbagai festival kebudayaan Dunia, di sinilah kita lebih bebas mengekspresikan dan memperkenalkan di mata seluruh orang di dunia dengan banyak mengikuti festival ataupun perlombaan yang dapat membuat Indonesia terkenal di mata dunia dan bisa lebih sering mempergunakan bahasa Indonesia agar seluruh dunia bisa melihat bagaimana keunikan dan keragamannya budaya Indonesia. Memperbanyak museum-museum di beberapa daerah di Indonesia terutama yang sering sekali di kunjungi oleh wisatawan asing. Juga promosi budaya lewat dunia bisnis, banyaknya suku dan daerah di Indonesia yang beraneka ragam menghasilkan banyak karya atau hasil budaya yang di lestarikan membuat kita bisa mengimporkannya ke negara-negara lain di dunia agar orang asing bisa mengenalnya dan bisa mempelajari hasil-hasil karya kita, dengan cara membuat suatu tempat yang berisikan beberapa toko ataupun tempat makan khas indonesia di setiap negara di dunia juga dengan menyuguhi berbagai macam tarian daerah dan juga selalu berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia ketika banyak orang asing di sana mulai berdatangan mereka sendiri juga sudah bisa merasakan berada di indonesia.
 

1.2  Tujuan
a) Memperkenalkan Budaya Indonesia ke seluruh dunia.
b) Meningkatkan Devisa Indonesia.
c) Mengetahui Dampak budaya asing ke Indonesia.
d) Meningkatkan ekonomi rakyat pada daerah masing-masing.



1.3 Sasaran
a) Meningkatkan turis asing atau Domestik.
b) Memperkenalkan produk dalam negeri yang berkualitas.
c) Menjaga kelestarian Budaya Indonesia.
d) Meningkatkan rasa cinta pada tanah air.

BAB II  PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Kebudayaan Sumber Ekonomi Masyarakat dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
1.      Kekuatan (Strength)
a)      Kualitas terbaik Produk asli dari Indonesia di berbagai budaya daerah yang unik dan beragam.
b)      Indonesia memiliki daerah pariwisata yang daya tarik tinggi untuk wisatawan.
c)      Mengeksport hasil karya seni budaya dari daerah di Indonesia.
d)     Makanan khas yang beraneka ragam dari Indonesia di  berbagai daerah.

2.      Kelemahan(weakness)
a)      Kurangnya sosialisasi pemasaran produk dalam negeri.
b)      Kurangnya rasa cinta para pemuda tentang kebudayaan Indonesia.
c)      Terlalu banyak budaya asing atau produk asing masuk ke Indonesia yang akan mempengaruhi dari kebudayaan dan ekonomi pada masyarakat.
d)     Kurangnya dukungan dari pemerintah.

3.      Peluang (Opportunity)
a)      Potensi pasar internasional terbuka lebar,terhadap persaingan dari produk luar negeri.karena produk asli Indonesia terbaik contohnya : kain batik,ukiran dll
b)      Berkurangnya penganguran, karena sumber ekonomi pada masyarakat meningkat dari hasil karya pelestarian kebudayaan mereka.
c)      Meningkatkan Devisa Negara.
d)     Meningkatkan kreatiftas,produktif, dan prestasi dari pengembangan kebudayaan Indonesia.

4.       Tantangan/Hambatan (Threats)
a)      Kurangnya dukungan dari pemerintah.
b)      Banyak perusakan pada cagar budaya.contohnya: hilangnya kepala patung di Borobudur,dll.
c)      Perkembangan globalisasi.
d)     Kurangnya sarana prasarana untuk menuangkan hasil karya kebudayaan mereka.
 
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1.      Kesimpulan
Kesimpulan yang di ambil dari makalah yang saya buat adalah membahas tentang SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dari  Kebudayaan Sumber Ekonomi Masyarakat Cara-cara yang ditempuh untuk menginternasionalkan budaya Indonesia ialah mengikutsertakan Indonesia dalam berbagai festival kebudayaan Dunia, di sinilah kita lebih bebas mengekspresikan dan memperkenalkan di mata seluruh orang di dunia dengan banyak mengikuti festival ataupun perlombaan yang dapat membuat Indonesia terkenal di mata dunia dan bisa lebih sering mempergunakan bahasa Indonesia agar seluruh dunia bisa melihat bagaimana keunikan dan keragamannya budaya Indonesia. Juga promosi budaya lewat dunia bisnis, banyaknya suku dan daerah di Indonesia yang beraneka ragam menghasilkan banyak karya atau hasil budaya yang di lestarikan membuat kita bisa mengimporkannya ke negara-negara lain di dunia agar orang asing bisa mengenalnya dan bisa mempelajari hasil-hasil karya kita, dengan cara membuat suatu tempat yang berisikan beberapa toko ataupun tempat makan khas indonesia di setiap negara di dunia dengan menyuguhi berbagai macam kebudayaan Indonesia.
2.      Rekomendasi
a)       Indonesia memiliki daerah pariwisata yang daya tarik tinggi untuk wisatawan.seperti: bali,papua(Raja Ampat) dll. Yang harus di lestarikan dan dijaga.
b)      filterisasi budaya asing atau produk asing masuk ke Indonesia yang akan mempengaruhi dari kebudayaan dan ekonomi pada masyarakat.
c)       Potensi pasar internasional terbuka lebar,terhadap persaingan dari produk luar negeri.karena produk asli Indonesia terbaik contohnya : kain batik,ukiran dll. Inilah yang harus dapat perhatian penting dari pemerintah.
d)      Semakin majunya arus globalisasi, rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi masyarakat Indonesia,bahkan tidak bangga dengan budaya asli negaranya sendiri.maka dari itu kita harus bangga terhadap hasil karya budaya sendiri.
3.      REFERENSI






MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB